Jurus Anti Panik Saat ART Gak Balik dari Mudik

sicaharum

Managing Editor, dapat dihubungi di redaksi@zeremedia.com

Ilustrasi. (Foto:ThinkStock)

Anak-anak sudah mulai masuk sekolah, sementara asisten rumah tangga (ART) belum datang juga?

Jangan panik, Moms. Itu realita. Banyak kisah ART yang tak juga kembali meski berjanji bekerja lagi setelah cuti lebaran.

Kalau sekadar telat seminggu, Anda masih bisa menunggu. Kalau lebih lama, Anda harus mencari yang baru.

Kita semua tahu, lika-liku mendapatkan ART yang cocok bisa saja lebih panjang dari proses pedekate pasangan yang akhirnya menikah.

Yang penting, hadapi dengan kepala dingin, dan atur waktu sesuai prioritas. Dengan begitu, Anda bisa kembali menyesuaikan diri ke kondisi rutin yang penuh kesibukan. Ini tips-nya, silakan dicoba.

Kalender Keluarga

Tulis semua tanggal dan kegiatan penting dalam satu kalender yang dapat dilihat oleh semua anggota keluarga. Termasuk kegiatan sekolah.

Pastikan Anda dan suami mengalokasikan waktu untuk mendukung kegiatan anak-anak, utamanya aktivitas di sekolah. Misalnya, sesi temu muka dengan wali kelas. Atau sesi ekstrakurikuler yang dijalankan anak usai sekolah.

Berbagi peran

Bicarakan dengan suami tentang pekerjaan di rumah yang bisa ia kerjakan. Mintalah bantuannya mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Anak yang lebih besar bisa dilibatkan untuk membantu pekerjaan rumah, seperti

membersihkan perabot, menyapu dan mengepel. Anak yang lebih kecil bisa diajak mulai membereskan barang-barangnya sendiri.

Minta bantuan

Jika memungkinkan, mintalah bantuan dari keluarga besar. Nenek dan kakek, umumnya akan senang bersama cucu mereka, jika diminta menemani usai jam sekolah saat orang tua masih bekerja.

Jika tidak, pertimbangkan daycare yang terpercaya agar si kecil bisa beraktivitas di sana.

Alternatif lain, beranikan diri untuk membicarakan hal ini dengan manajemen tempat Anda bekerja, agar bisa menemukan solusi yang baik untuk kedua pihak.

Misalnya, kebijakan bekerja dari rumah, atau membawa anak saat bekerja.

Personal shopper HappyFresh berbelanja untuk kebutuhan pelanggan. (Foto: Dok. HappyFresh)

Manfaatkan Aplikasi Online

Menjadi ibu modern yang biasa pegang smartphone, mesti pintar juga memanfaatkan aplikasi online. Apalagi, saat ini sudah banyak aplikasi yang memudahkan hidup.  

Salah satunya HappyFresh. Aplikasi belanja ini menyediakan personal shopper yang siap membelikan kebutuhan Anda di supermarket terdekat dengan lokasi Anda.  

Butuh apa saja, tinggal pesan. Mulai dari kebutuhan bulanan sampai bahan makanan segar, seperti sayur, buah dan daging. Barang pesanan sudah bisa Anda terima dalam waktu yang fleksibel sesuai kebutuhan. 

Hemat waktu, uang, dan energi.

Disiplin merapikan barang

Rumah berantakan karena umumnya kita sering menunda. Anda bisa meminta semua anggota keluarga mengerjakan hal-hal kecil secara mandiri.

Beres bermain, langsung bereskan. Selesai makan, langsung cuci. Bangun tidur, langsung rapikan tempat tidur.

Hal kecil yang ditunda bisa jadi besar dan membuat kewalahan.

Saat malam tiba, biasakan mempersiapkan semua kebutuhan keesokan hari agar tak perlu tergesa-gesa dan membuat rumah berantakan.

Let it go

Hindarkan diri dari perasaan Anda harus jadi super mom yang siap buat setiap orang.

Tak banyak waktu masak tapi tetap ingin hemat? Masak yang gampang, dan sekali cemplung. Misalnya, sop ayam.   

Tak sempat ke supermarket, padahal harus membawakan bekal sekolah untuk anak, ya belanja online saja.

Tak sempat mencuci, pakai jasa laundry kiloan saja.

Tak usah terobsesi dengan sprei baru setiap dua hari sekali, atau rak buku yang bersih licin setiap hari. Pakai saja jasa pembersih rumah yang bisa Anda dapatkan lewat aplikasi online.

Atau, coba ketok pintu tetangga. Siapa tahu ART-nya bisa diberdayakan bersama sebagai tenaga infal.

Intinya, realistis dan maafkan diri Anda. Dengan begitu, Anda dapat menjalankan transisi dari liburan ke rutinitas padat dengan lancar dan bahagia, meski ART belum datang juga.

 

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.