Eva Rosdiana: Hadapi Tantangan dengan Percaya Diri

chichi bernardus

Editor-in-Chief

Ibu dari Reginald, Jadzia, Leila dan Meira yang suka menyeduh teh dan menghidu minyak atsiri. Aktif sebagai anggota The Climate Reality Project dan Slow Food. Founder dari Wastra Carita dan Ra'Medheni Bags. Guru Yoga untuk anak ini pernah menjadi pemimpin redaksi Majalah Fit, Women's Health Indonesia, Men's Health Indonesia dan Marketplus.co.id. Bersama Bunga Mega, Chichi mendirikan komunitas Mamaboss Indonesia.

Senyum berhias lesung pipit menyambut Zeremedia, sore itu di Terazza, Hotel THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa. Eva Rosdiana, sang pemilik senyum, adalah Director of Sales & Marketing dari hotel asri yang terletak di bilangan Jalan Darmawangsa itu.

Eva spontan merekomendasikan beberapa menu jus dan camilan lezat untuk menemani obrolan sore itu.  Aura hospitality sungguh melekat erat dalam diri wanita kelahiran 23 Mei ini.

“Saya ambil jurusan Management Informatika dan sambil kuliah saya bekerja di sebuah hotel, dulu namanya Grand Flora. Nah, lama-lama saya malah jatuh cinta pada pekerjaan ini, dan berlanjut sampai sekarang,” kata lulusan dari Bina Sarana Informatika ini.

Eva pernah mengasah intuisi dan skill sales and marketing  di beberapa hotel seperti Hotel Le Grandeur di Balikpapan, Hotel Aryaduta, Semanggi di Jakarta. dan Fame Hotel Paramount, Serpong.

Sekitar tahun 2014, Eva menerima tawaran menjadi tim pre opening THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa.

“Sejak awal saya yakin, lokasi hotel ini di kawasan premium pasti mendapat sambutan positif dari masyarakat,” kenangnya optimis.

 

Cerdik Membidik Peluang

Eva kini dipercaya sebagai Director of Sales and Marketing. Sebuah tanggungjawab yang membuatnya harus terus terus mencari terobosan baru.

“Hotel bernuansa bisnis memerlukan terobosan-terobosan baru. Harus cermat mempelajari siapa saja yang datang ke sini. Apa kebiasaan mereka?  Lalu apa yang hotel bisa lakukan untuk memudahkan aktivitas tamu saat tinggal di hotel,” katanya memberi contoh.

“Membangun awareness dan branding itu tidak mudah. Kita harus sabar dan pintar melihat peluang, sebelum melancarkan strategi” kata Eva memberikan resep suksesnya.

Branding di kalangan komunitas pun dipandangnya perlu dilakukan, karena trend marketing memang mengarah ke sana.

“Ada banyak pendekatan kreatif yang kami ambil, misalnya melalui kerjasama dengan berbagai media, juga membuat berbagai event yang sesuai dengan segmen.”

Percaya Diri Menjawab Tantangan

Jika sedang tak sibuk dengan aktivitas di kantor, Eva suka bermain dengan Dastan Kurniawan putranya yang baru berusia 8 bulan. Ia suka menikmati saat-saat di akhir pekan dan enjoy saja melakoni perannya sebagai ibu.

“Sekarang ini eranya e-commerce ,jadi banyak memudahkan para ibu bekerja juga. Saya jadi punya banyak waktu untuk main-main sama si kecil,” kata penyuka lipstik merah brand Revlon ini.

“Dari dulu saya hanya suka satu warna dan satu brand itu saja,” katanya sambil lagi-lagi memamerkan senyum percaya dirinya.

Eva memang  selalu terlihat percaya diri. Baginya rasa percaya diri adalah modal utama untuk mengatasi tantangan sekeras apapun.

Challenge itu pasti ada dalam pekerjaan apapun. Tapi kalau kita memiliki rasa percaya diri,  maka bisa lebih fokus mempelajari tantangan itu. Asalkan optimis, maka solusi terbaik pasti bisa kita dapatkan.

Adakah rahasia sukses lainnya. Eva mengangguk mantap sambil mereguk jus semangka yang dipesannya sore itu.

“Jangan pernah berhenti belajar dan harus terus up to date. Di industri hospitality kita harus selalu aware dengan trend dan informasi terkini agar tetap bisa eksis dan mendapatkan apresiasi dari tamu dan bersaing secara sehat.”

 

 

 

 

 

 

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.